0

Sejarah Kota Padang

Kota Padang terkenal dengan budaya masyarakatnya yang senang merantau ke luar daerah lain. Aneka kulinernya juga menggiurkan, misalnya rendang yang kelezatannya telah melanglang buana hingga luar negeri. Kota Padang dihuni oleh masyarakat yang bekerja sebagai pedagang, petani garam, dan nelayan. Bagaimana sejarah lengkapnya Kota Padang? Yuk, kita simak lagi lebih dalam tentang sejarah Kota Padang.

Sejarah kota Padang dari masa ke masa

Sejarah Kota Padang

Sebelum abad ke-17 Padang belum berpengaruh pada sektor perdagangan karena arus perdagangan orang Minang mengarah ke pantai timur melalui sungai-sungai besar. Namun sejak Selat Malaka sudah tidak aman karena begitu kerasnya persaingan dagang oleh bangsa asing maka arus perdagangan berpindah ke pantai barat Pulau Sumatera.

Padang menjadi incaran penjajah Belanda karena lingkungannya yang nyaman dan muara yang bagus. Belanda berhasil menguasai Padang tahun 1660 melalui perjanjian dengan raja-raja muda wakil dari Pagaruyung.

7 Agustus 1669

Terjadi pergolakan masyarakat Pauh dan Koto Tangah melawan penjajah Belanda dengan menguasai loji-loji Belanda di Muaro, Padang. Peristiwa ini diabadikan menjadi tahun lahirnya Kota Padang.

Sejarah Kota Padang

20 Mei 1784

Belanda menetapkan Padang sebagai pusat kekuasaan dan perdagangan di Sumatera Barat. Setelah ada Pelabuhan Teluk Bayur, Padang menjadi lebih ramai.

31  Desember 1799

Seluruh kekuasaan VOC diambil alih pemerintah Belanda dengan membentuk pemerintah kolonial dan Padang dijadikan pusat kedudukan residen.

Sejarah Kota Padang

9 Maret 1950

Padang kembali menjadi bagian dari Republik Indonesia yang terdapat dalam SK. Presiden RI Serikat (RIS), No.111 tanggal 9 Maret 1950.

15 Agustus 1950

SK. Gubernur Sumatera Tengah No. 65/GP-50, tanggal 15 Agustus 1950 menetapkan Pemerintahan Kota Padang sebagai suatu daerah otonom sementara menunggu penetapannya sesuai UU No. 225 tahun 1948. Saat itu kota Padang diperluas, kewedanaan Padang dihapus dan urusannya pindah ke Walikota Padang.

Tahun 1975

Kota Padang secara de jure menadi ibukota provinsi Sumatera Barat (UU No.5 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah, dengan Kotamadya Padang dijadikan daerah otonom dan wilayah administratif yang dikepalai oleh seorang Walikota).

Itulah sejarah singkat Kota Padang dari masa perjuangan bangsa Indonesia sampai masa setelah kemerdekaan Republik Indonesia.

Dibaca 1115 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>