0

Kisah Terbuatnya Candi Sewu

Pada jaman dahulu kala ada cerita cinta dari dua kerajaan yang bertetangga di kawasan Candi Prambanan, yaitu Kerajaan Baka dan Kerajaan Pengging. Kerajaan Baka yang dipimpin oleh raja pemakan manusia bernama Prabu Baka dan memiliki seorang putri yang amat cantik bernama Rara Jonggrang. Sedangkan Kerajaan Pengging adalah kerajaan yang  dipimpin seorang raja yang sangat bijaksana bernama Prabu Damar Maya dan memiliki seorang putra bernama Raden Bandung Bondowoso yang sangat sakti dan gagah perkasa.

Pada suatu hari kerajaan Baka menyerang kerajaan Pengging demi misinya untuk memperluas wilayah kekuasaannya, raja Baka beserta patihnya yaitu patih Gupala dan bala tentaranya untuk melancarkan serangannya. Pada peperangan ini banyak berjatuhan korban dan menyebabkan warga kerajaan Pengging menderita kelaparan. Untuk mengatasi hal tersebut Prabu Damar mengutus putranya untuk bertempur melawan kerajaan Baka yang dipimpin langsung oleh Prabu Baka. Pertempurang yang begitu hebat diakhiri dengan kesaktian Bondowoso dia berhasil membunuh Prabu Baka. Patih Gupala langsung memberi kabar pada Rara Jonggrang, dari sini cerita cinta pangeran Bondowoso dimulai.

Ternyata Bondowoso mengikuti Patih Gupala ke Kerajaan Baka, dan sangat terkejut ketika dia melihat Rara Jonggrang yang sangat cantik. Seketika itulah Bondowoso melamar Rara Joggrang, namun lamaran itu tidak di setujui oleh Rara Jonggrang, karena dia tahu bahwa Bondowoso yang telah membunuh ayahnya. Bondowoso memaksakan Roro Jonggrang untuk menerimanya, dan diterimalah pinangan itu, namun putri  memberikan dua syarat pada Raden Bondowoso. Syarat yang pertama adalah dia meminta untuk dibuatkan sebuah sumur dan dinamakan sumur Jalatunda, syarat kedua adalah meminta Bondowoso untuk membangunkan seribu candi untuknya.

candi sewu, cerita cinta

Dengan kesaktiannya sebuah sumur telah selesai dibuatnya, dan Bondowoso sempat di jebak oleh  Rara Jonggrang untuk masuk ke dalam sumur yang kemudian ditutup batu-batuan oleh Patih Gupala dan putri. Namun, berkat kesaktian pangeran Bondowoso, dia berhasil keluar. Walaupun marah sang pangeran mulai luluh lagi pada putri, dan mulai membangun syarat kedua. Hampir selesai candi yang dia buat, namun karena putri tidak ingin menikahinya dia menjebak pangeran dengan membuat suasana pagi untuk menggagalkan usaha Bondowoso yang dibantu oleh makhluk halus, jin dan setan.

Dengan jebakan itu para makhluk halus pergi meninggalkan pangeran yang baru menyelesaikan 999 candi. Mengetahui itu jebakan, pangeran akhirnya mengutuk putri menjadi batu yang berbentuk arca yang sangat indah dan menggenapi 1000 candi yang kini dikenal dengan nama candi sewu, cerita cinta Bondowoso pun terukir di candi ini.

Dibaca 689 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>