0

Cerita Rakyat: Nini dan Puteri Ikan

Cerita Rakyat Nini dan Puteri Ikan

Cerita rakyat ini berasal dari Sulawesi Tenggara.

Nini adalah seekor ikan kecil berwarna biru yang baik. Karena itu, dia menurut ketika ibunya tidak memperbolehkannya keluar dari rumah. Kesehariannya ia habiskan dengan bermain di seputaran rumahnya saja. Padahal ia sangat ingin menikmati bermain berkeliling bebas mengetahui apa saja yang ada di sekeliling desa bawah laut tempat tinggalnya itu. Tapi, Nini tidak mau jika harus melanggar peraturan ibunya.

cerita rakyat
gambar: drzpost.com

Sampai pada suatu hari, sekelompok ikan kecil dengan warna-warni yang cantik. Kebetulan Nini sedang sendirian di rumah pada saat itu. Ikan-ikan cantik itu mengajak Nini untuk bermain bersama mereka di luar rumah. Nini menolak ajakan itu karena takut dimarahi oleh ibunya. Tapi, teman-temannya itu tidak kehabisan akal. Mereka tetap membujuk Nini hingga luluh. Mereka berjanji akan menjaga Nini. Mereka juga mengatakan bahwa pemandangan di luar sana sangat cantik. Nini pun luluh.

Nini takjub dengan apa yang dilihatnya. Nini melihat kapal besar, ombak, dan pemandanan lainnya. Ia sangat senang ketika bisa bermain berenang berkeliling di seputaran kapal besar itu. Saking takjubnya Nini lupa pesan ibunya, lupa juga kalau sedari tadi ia telah ditinggal sendiri oleh teman-teman yang berjanji menjaganya. Nini sedih, apalagi hari sudah semakin gelap karena matahari sudah akan terbenam.

Sampai akhirnya sebuah suara menyadarkannya dari rasa sedihnya, ia menemukan seorang putri ikan yang sangat cantik. Nini pun mengatakan hal sebenarnya pada sang putri tentang ia yang tersesat saat ini. Dan putri berjanji akan menolong Nini agar bisa kembali pulang ke rumahnya.

Dari cerita rakyat putri itu pun, Nini tahu alasan kenapa sedari tadi sang putri melihat terus ke arah kapal. Rupanya, dulu putri ikan yang cantik ini juga merupakan seorang putri tapi manusia bukan ikan. Putri itu bernama Kanaya. Hanya, karena ulah seorang nenek sihir jahat, ia harus menjadi setengah ikan. Ia disihir oleh nenek sihir suruhan sang kakak yang iri akan kecantikan putri Kanaya karena pangeran tampan yang disukainya lebih memilih putri Kanaya dibandingkan dirinya.

Nini pun akhirnya membantu sang putri. Ia melompat ke kapal dan jatuh di depan kaki pangeran. Nini lalu menceritakan kejadian sebenarnya dan mengatakan bahwa putri bisa kembali menjadi manusia jika pangeran menikahi putri. Pangeran senang mendengarnya sehingga ia segera pindah ke sampan untuk menemui putri dan melepaskan Nini ke air. Pangeran dan putri pun akhirnya menikah, putri perlahan berubah menjadi manusia kembali. Putri juga meminta seorang temannya yang seekor ikan agar membantu Nini pulang kembali ke rumah.

Akhirnya putri dan pangeran hidup bahagia, mereka juga membangun rumah di tepi pantai. Nini dan teman-temannya pun sering bermain untuk menemui putri Kanaya. Demikianlah cerita rakyat asal Sulawesi Tenggara, semoga cerita rakyat tersebut dapat menginspirasi kita semua.

Dibaca 1333 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page
Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>