0

Cerita Rakyat: Kisah Nini dan Puteri Ikan

Cerita ini merupakan cerita yang melegenda di Sulawesi Tenggara. Cerita rakyat ini juga mirip cerita di luar negeri yang sudah ada animasinya. Sehingga, bisa jadi cerita animasi tersebut merupakan inspirasi dari cerita rakyat negara kita.

Cerita Rakyat - Nini dan Puteri Ikan

Cerita Rakyat – Nini dan Puteri Ikan

Dahulu hiduplah seekor ikan kecil yang cantik, namanya Nini. Ia merupakan ikan yang baik dan penurut. Ibunya menyuruhnya untuk tidak bermain ke luar rumah, sehingga ia akan menghabiskan waktunya untuk bermain di sekitar rumahnya saja. Walaupun begitu, dalam hatinya ia selalu berharap bisa bermain mengelilingi desa bawah laut dimana ia tinggal sekarang. Tapi, ia tetap tidakĀ  mau melanggar larangan ibunya.

Suatu hari, teman-teman Nini datang ke rumahnya dan mengajaknya bermain untuk berkeliling. Nini jelas menolak dan teman-temannya ini jelas membujuknya dengan segala cara, termasuk akan menjelaskan pada ibu Nini nantinya jika Nini sampai dimarahi. Jadi, mendengar itu Nini pun luluh. Ia bersedia ikut bermain bersama sekawanan ikan cantik teman-temannya itu.

Nini takjub melihat pemandangan di sekelilingnya saat ini, ia berenang kesana kemari bahkan melihat kapal besar. Saking asyik main ia tidak ingat kalau hari sudah semakin sore dan ia tidak tahu kalau teman-temannya sudah meninggalkannya. Nini yang lupa jalan pulang akhirnya menunduk sedih. Sampai akhirnya seorang putri cantik berbadan ikan menanyainya. Nini pun menjelaskan bahwa ia tersesat. Putri pun merasa kasihan, ia pun berjanji untuk mengantarkan Nini kembali ke rumahnya.

Cerita rakyat ini berlanjut ketika Nini pun penasaran ingin tahu kenapa putri cantik itu punya badan setengah ikan ini berenang di sekitaran kapal. Putri pun bercerita bahwa ia telah disihir oleh seorang nenek sihir yang diperintah untuk menyihir dirinya. Dan ia adalah kakaknya yang iri karena putri disukai oleh seorang pangeran tampan. Nama putri cantik ini adalah Kanaya. Nini pun berusaha untuk menolong putri dengan melompat ke kapal dan menjatuhkan dirinya di kaki pangeran. Ia pun mencoba menjelaskan pada pangeran tentang keadaan putri yang bisa berubah kembali jika pangeran mau menikahi sang putri. pangeran pun senang dan turun ke kapal kecil untuk menemui putri. Mereka pun akhirnya menikah dan punya keluarga bahagia. Atas bantuan teman putri saat masih jadi ikan, Nini pun diantarkan oleh teman putri untuk sampai ke rumahnya. Nini dan teman-temannya pun masih sering main bersama sang putri dan pangeran karena mereka membangun rumah di tepi pantai. Demikianlah cerita rakyat mengenai kisah Nini dan Puteri Ikan.

Dibaca 774 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page
Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>