0

Bola Indonesia Yang Berjaya Jaman Hindia Belanda

Jika mencermati bola Indonesia saat ini Anda pasti merasa miris. Prestasi terbaik dari timnas senior hanyalah juara SEA Games tahun 1991 di Manila. Masih beruntung timnas junior kita dapat menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013 ini. Berbagai konflik baik di organisasi PSSI, klub atau antarpemain dan suporter di lapangan lebih banyak mewarnai pemberitaan sepakbola negara kita. Kondisi ini diperparah dengan munculnya dualisme liga yang membuat timnas senior mengalami penurunan kualitas pada tahun 2012 hingga 2013 ini.

Sangat ironis ketika ternyata Indonesia adalah wakil Asia pertama di Piala Dunia. Walaupun dengan nama Hindia Belanda, namun dengan materi banyak orang pribumi, kita dapat tampil berkompetisi di Piala Dunia 1938. Bola Indonesia pada saat itu merupakan alat perjuangan melawan penjajah Belanda. Pada masa itu, klub bola Indonesia lahir hanya di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Medan dan Makassar. Ini dikarenakan pusat perjuangan pemuda-pemuda Indonesia terkonsentrasi di kota-kota tersebut.

bola Indonesia

Peran pemerintahan kolonial Belanda dalam melahirkan bola Indonesia sangat besar. Pada awalnya, mereka bermaksud untuk membentuk suatu tim sepakbola yang tangguh dan bisa menjadi cikal bakal timnas Belanda nantinya. Oleh karenanya dibentuklah organisasi sepakbola Indonesia pertama di bawah kendali pemerintah kolonial, yakni NIVB (Nederlandsch-Indische Voetbal Bond). Bahkan NIVB diakui keanggotaannya oleh FIFA pada tahun 1924. Sejarah bola Indonesia selanjutnya menyebutkan bahwa NIVB kemudian bubar karena konflik dan diganti dengan NIVU.

NIVU akhirnya menjadi cikal bakal berdirinya PSSI. Konflik memang sering juga mewarnai bola Indonesia pada waktu itu. Namun karena banyaknya kompetisi dan didukung oleh talenta yang memadai, timnas Hindia Belanda mampu berbicara banyak di sepakbola internasional dan mencapai puncaknya ketika lolos ke Piala Dunia 1938. Walaupun pada saat itu timnas Hindia Belanda yang tampil adalah timnas dibawah NIVU, bukan PSSI, namun dengan adanya pemain pribumi yang tampil cukup membanggakan bagi kita. Jadi, Anda harus prihatin dengan kondisi sepakbola kita saat ini.

Dibaca 658 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>