0

Sejarah Sepakbola Wanita di Dunia

Olahraga sepakbola semakin popular dan berkembang tidak hanya untuk kaum pria tetapi juga wanita. Tak jarang kompetisi sepakbola wanita dunia seperti piala dunia wanita memberikan daya tarik tersendiri daripada sepakbola laki-laki. Skill indivitu ditambah dengan paras yang cantik ternyata menjadi daya tarik sendiri untuk sepakbola wanita. Namun sepakbola wanita pada awalnya tidak dapat berkembang dan bahkan dilarang di beberapa Negara Eropa terutama pada masa-masa setelah perang dunia II.

Sepakbola modern wanita pertama yang dicatat sejarah mulai berkembang di Eropa untuk wanita-wanita kulit putih pada tahun 1920-an. Pertandingan sepakbola pertama wanita pertama kali muncul di Everton, Inggris. Lebih dari 50.000 orang diperkirakan memenuhi stadion saat itu. Namun pertandingan tersebut direspon dengan buruk oleh FA Inggris.

FA seakan takut jika pamor sepakbola wanita akan melebihi sepakbola laki-laki. Pada tahun 1921, FA melarang diadakannya pertandingan sepakbola wanita di Inggris. Jerman dan Belanda juga mengikuti langkah tersebut 34 tahun kemudian dengan alasan sepakbola tidak sesuai dengan kodrat perempuan.

sejarah sepak bola wanita, sepakbola wanita

Masalah gender menjadi isu utama kenapa persepakbolaan wanita tidak berkembang. Namun seiring perkembangan zaman, dan semakin berkembangnya pemahaman mengenai hak-hak perempuan, sepakbola wanita akhirnya diizinkan kembali diadakan pada tahun 1971. Sejak saat itu sepakbola wanita semakin berkembang. Puncaknya terjadi ketika pada tahun 1991, FIFA berhasil mengadakan Piala Dunia sepakbola wanita untuk pertama kalinya di China dengan peraih gelar juara Amerika Serikat.

Sampai sekarang sepakbola wanita terus berkembang. Klub sepakbola wanita professional juga terus bermunculan. Sebut saja Chelsea Ladies FC, Arsenal Ladies di London, Inggris. Lalu Arizona Heatwaves, Washington Freedoms di Amerika Serikat dan masih banyak lagi.

sejarah sepak bola wanita, sepakbola wanita

Sementara persepakbolaan wanita Indonesia juga ada namun kompetisinya mati suri selepas Liga Galanita terbengkalai oleh PSSI. Timnas sepakbola wanita Indonesia sebenarnya mempunyai prestasi yang bagus, salah satunya adalah menjadi juara 4 dalam Piala Asia Wanita AFC tahun 1977 di Taiwan. Namun prestasi semakin menurun seirama dengan amburadulnya kompetisi.

Dibaca 891 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>