0

Sejarah Musik – Efek K-POP

Sejarah musik di Indonesia terus berkembang dan semakin kaya akibat pengaruh globalisasi kebudayaan khususnya yang sekarang masih marak K-POP. Selera K-POP telah ‘menjajah’ belantika musik Indonesia saat ini, sehingga musik tradisional yang khas dan merupakan indentitas bangsa tidak begitu digemari oleh bangsanya sendiri. Baik itu musik dangdut, klasik, ataupun musik daerah.

Sejarah musik K-POP awalnya adalah musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Bahkan sebuah media cetak mencatat, bahwa 20 tahun lalu pemerintah Korea memberi beasiswa kepada artis dari berbagai seni untuk belajar di AS dan Eropa. Dari program itulah kemudian lahir artis-artis berpengalaman salah satunya, K-Pop. Perkembangan musik K-POP ke dunia Internasional sangat berpengaruh terhadap segala aspek. Mulai dari jenis musik, packaging, gaya dance dan lain sebagainya.

Alasan perkembangan sejarah musik K-POP begitu pesat di Indonesia.

  1. Musik Korea menawarkan aliran musik yang baru.
  2. Lirik lagu k-pop masih cenderung sopan dibandingkan dengan lagu-lagu barat
  3. Gaya berpakaian penyanyi Korea Selatan ini yang unik dan khas
  4. Musik k-pop juga umumnya menampilkan tarian yang rapih dan inovatif yang bisa diikuti.
  5. Artis-artis k-pop umumnya sudah dibekali dengan banyak keterampilan jauh sebelum mereka mulai terkenal
  6. Tampilan wajah cantik dan tampan, terlepas dari hasil operasi plastik maupun gaya make up yang unik.

Dalam perkembangannya, K-POP juga membawa banyak dampak posiitif maupun negatif bagi Indonesia.

Dampak positif K-POP:

  1. Kecintaan masyarakat pada musik semakin tinggi.
  2. Menginspirasi bakat-bakat yang selama ini terpendam, sehingga  dapat dikembangkan
  3. Mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea.
  4. Banyak remaja yang tertarik untuk mempelajari budaya dan bahasa Korea
  5. Memperbaharui dan memperkaya jenis musik di Indonesia

Dampak negatif masuknya K-POP ke Indonesia:

  1. Mengurangi rasa cinta terhadap musik Indonesia seperti melayu dan dangdut.
  2. Pergeseran budaya lokal
  3. Perubahan gaya hidup  masyarakat Indonesia yang cenderung meniru budaya KPOP

Dikhawatirkan dampak tersebut menjadi penyebab musik Indonesia yang semakin lama tenggelam karena beberapa alasan:

  • Media lokal lebih banyak menayangkan budaya global yang lebih modern dan lebih menarik
  • Kurangnya kepedulian pemerintah terhadap materi media baik elektronik maupun non elektronik berkaitan dengan penayangan budaya lokal

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan tindakan seperti:  pembaharuan musik lokal,  aturan kebijakan pemerintah tentang penayangan materi yang lebih ramah budaya musik lokal, atau melakukan kombinasi dengan kebudayaan lain tanpa harus menghilangkan ciri khas dari budaya bangsa asli Indonesia, apapun itu sebetulnya semua pasti setuju bahwa sejarah musik Indonesia tak kalah kaya dari negeri tetangga.

Dibaca 842 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>