0

Gunung Fuji Ternyata Milik Pribadi?

Jepang memiliki gunung yang terkenal sekali dimata dunia dan menjadi simbol sejarah negara Jepang selama berabad-abad.  Gunung ini baru ditambahkan ke dalam warisan dunia lho. Pasti Anda mengira Gunung Fuji sama seperti di Indonesia yang merupakan milik negara. Ternyata Gunung Fuji bukanlah milik negara melainkan milik pribadi.

Sejarah kepemilikan Gunung Fuji

Sebenarnya Gunung Fuji menjadi bagian dari Sengen Grand Shrine yang terletak di Fujinomiya, Prefektur Shizouka. Area milik kuil ini adalah sekitar 3.250 meter area gunung dan 3.776 meter dan selebihnya di luar area tersebut merupakan area publik. Menurut sejarah, selama berabad-abad, gunung Fuji dimiliki oleh Leyasu Tokugawa yang namanya lebih dikenal dari Keshogunan Tokugawa, pemerintah pemersatu yang mengakhiri periode negara perang. Pada 1606 ia menyumbang puncak gunung tersebut ke kuil yang memegang kepemilikan periode Meiji, ketika Kaisar dibangun kembali sebagai penguasa tertinggi Jepang.

jelajahsejarah-Gunung Fuji Ternyata Milik Pribadi-2

Kepemilikan ini berlangsung sampai tahun 1949 ketika konstitusi baru Jepang didirikan dan membuat pemisahan antara kuil dan negara beserta semua tanah yang telah diambil oleh pemerintah Meiji dikembalikan ke kuil kecuali Gunung Fuji.

Hal ini kemudian membuat Sengen Grand Shrine untuk menggugat bahwa tanah tersebut merupakan bagian penting bagi spiritual kuil. Walaupun mereka memenangkan gugatan pada tahun 1974 namun tanah tersebut tidak benar-benar dikembalikan hingga tahun 2004.

Sengen Grand Shrine sekarang secara tidak langsung memiliki puncak Gunung Fuji walaupun hak tanah tersebut belum terdaftar. Gunung Fuji yang berada di perbatasan antara Prefektur Shizouka dan Prefektur Yamanashi, sayangnya batas tersebut hilang dan kini Gunung Fuji tidak memiliki garis resmi yang membatasi keduanya.

Kini kita jadi tahu deh sejarah Gunung Fuji berikut polemik kepemilikannya. Semoga postingan saya bermanfaat menambah wawasan sejarah Anda. silakan berkomentar atau sekedar ingin berbagi informasi seputar jelajahsejarah.

Dibaca 594 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>